Senin, 11 Januari 2021

PENGERTIAN HAKIKAT DAN FUNGSI IBADAH

 

  • Pengertian Ibadah

Ibadah secara etimologi berasal dari kata bahasa Arab yaitu “abida-ya’budu-‘abdan-‘ibaadatan” yang berarti taat, tunduk, patuh dan merendahkan diri. Seseorang yang tunduk, patuh dan merendahkan diri dihadapan yang disembah disebut “abid” (yang beribadah).

Kemudian pengertian ibadah secara terminologi atau secara istilah adalah sebagai berikut:

 

    1. Menurut ulama tauhid dan hadis ibadah yaitu:

       "Mengesakan dan mengagungkan Allah sepenuhnya serta menghinakan diri dan menundukkan jiwa kepada-Nya". Selanjutnya mereka mengatakan bahwa ibadah itu  sama dengan tauhid. Krimah salah seorang ahli hadits mengatakan bahwa segala lafadz ibadah dalam Al-Qur’an diartikan dengan tauhid.

 

    2. Para ahli di bidang akhlak mendefinisikan ibadah sebagai berikut:

       "Mengerjakan segala bentuk ketaatan badaniyah dan melaksanakan segala bentuk syari’at." 

       "Akhlak" dan segala tugas hidup (kewajiban-kewajiban) yang diwajibkan atas pribadi,baik yang berhubungan dengan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, termasuk kedalam pengertian ibadah, seperti Nabi SAW bersabda yang artinya:

        “Memandang ibu bapak karena cinta kita kepadanya adalah ibadah” (HR Al-Suyuthi).

          Nabi SAW juga bersabda: “Ibadah itu sepuluh bagian, Sembilan bagian dari padanya  terletak dalam mencari harta yang halal.” (HR Al-Suyuthi).

  • Hakikat Ibadah

    Tujuan diciptakannya manusia di muka bumi ini yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT. Ibadah dalam pengertian yang komprehensif menurut Syaikh Al-Islam Ibnu Taimiyah adalah sebuah nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh Allah SWT berupa perkataan atau perbuatan baik amalan batin ataupun yang dhahir (nyata). Adapun hakekat ibadah yaitu: 

 

1) Ibadah adalah tujuan hidup kita. Seperti yang terdapat dalam surat Adz-dzariat ayat 56, yang menunjukan tugas kita sebagai manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. 

2) Hakikat ibadah itu adalah melaksanakan apa yang Allah cintai dan ridhai dengan penuh ketundukan dan perendahan diri kepada Allah.

3) Ibadah akan terwujud dengan cara melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya.

4) Hakikat ibadah sebagai cinta.

5) Jihad di jalan Allah (berusaha sekuat tenaga untuk meraih segala sesuatu yang dicintai Allah).

6) Takut, maksudnya tidak merasakan sedikitpun ketakutan kepada segala bentuk dan jenis makhluk melebihi ketakutannya kepada Allah SWT.

 

  • Fungsi Ibadah

    Setiap muslim tidak hanya dituntut untuk beriman, tetapi juga dituntut untuk beramal sholeh. Karena Islam adalah agama amal, bukan hanya keyakinan. Ia tidak hanya terpaku pada keimanan semata, melainkan juga pada amal perbuatan yang nyata. Islam adalah agama yang dinamis dan menyeluruh. Dalam Islam, Keimanan harus diwujudkan dalam bentuk amal yang nyata, yaitu amal sholeh yang dilakukan karena Allah.  

 

    Ibadah dalam Islam tidak hanya bertujuan untuk mewujudkan hubungan antara manusia dengan Tuhannya, tetapi juga untuk mewujudkan hubungan antar sesama manusia. Islam mendorong manusia untuk beribadah kepada Allah SWT dalam semua aspek kehidupan dan aktifitas. Baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakat.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERILAKU KONSUMEN By Muhammad Faisal

  PERILAKU KONSUMEN Diajukan dalam rangka tugas Evaluasi Tengan Semester mata kuliah Perilaku Konsumen Dosen Pengampu : Pulze Pulung...