Tampilkan postingan dengan label Kecerdasan Emosional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecerdasan Emosional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Januari 2021

Ketidakmampuan Sosial

TERBENTUKNYA KETIDAKMAMPUAN SOSIAL

 

Para ahli psikologi memberi istilah desain disemia (dari kata Yunani dis yang berarti sulit dan semes yang berarti isyarat) untuk ketidakmampuan belajar dalam wilayah pesan nonverbal; kurang lebih dari 10 anak memiliki satu atau lebih masalah dalam wilayah Ini masalahnya dapat terletak pada ketidakpekaan akan wilayah ruang pribadi, sehingga seseorang penderita seringkali berdiri terlampau dekat dengan lawan bicaranya atau menempatkan barang-barang miliknya di wilayah orang lain.


Banyak penelitian dipusatkan untuk menemukan anak-anak yang menunjukkan tanda-tanda cacat sosial, anak dengan kecanggungan yang membuat mereka diabaikan atau ditolak oleh kawan-kawan mereka. Selain anak-anak yang ditolak karena kenakalan mereka, anak-anak yang dijauhi kawan-kawan mereka pasti menderita cacat dalam dasar-dasar interaksi tatap muka terutama aturan aturan tak tertulis yang mengatur hubungan antar pribadi. Apabila anak-anak kurang pintar dalam berbahasa, orang menganggap mereka tidak pintar atau berpendidikan buruk, Tetapi bila anak-anak tidak mengikuti aturan-aturan nonverbal dalam berinteraksi, orang menganggap mereka aneh dan menjauhi mereka titik mereka adalah anak- anak yang tidak tahu cara bergabung dalam permainan dengan cara yang manis yang menyentuh orang lain dengan cara-cara yang tidak mengenakkan bukannya menimbulkan rasa bersahabat. Mereka adalah anak-anak yang gagal menguasai bahasa isyarat emosi, dan yang secara tidak sadar mengirim pesan-pesan yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Sebagaimana disebutkan oleh Stephen nowitzki, ahli psikologi dari emory University yang mempelajari kemampuan nonverbal anak-anak, anak-anak yang tidak mampu membaca atau mengungkapkan emosi dengan baik akan terus-menerus merasa prestasi pada pokoknya mereka tidak memahami apa yang sedang terjadi titik jenis komunikasi ini merupakan dasar dari apa apa yang dilakukan, seperti Anda tak dapat tidak memperlihatkan ekspresi wajah atau sikap tubuh, atau menyembunyikan ada suara titik Apabila Anda keliru dalam mengirim pesan-pesan emosional, anda terus-menerus merasakan bahwa orang menanggapinya dengan cara-cara yang janggal. Anda ditolak namun tidak tahu mengapa titik seandainya anda berpikir bahwa anda bersikap bahagia Tetapi sebetulnya justru tampak kelewat senang atau marah, sebagai balasannya orang-orang lain akan marah kepada anda tetapi anda tidak tahu penyebabnya. Anak-anak semacam itu pada akhirnya merasa tidak memiliki pegangan bagaimana orang lain memperlakukan mereka karena tindakan mereka tidak memiliki pengaruh seperti yang mereka harapkan. Hal itu membuat mereka merasa tak berdaya depresi dan apatis.


Selain dikucilkan dari pergaulan, anak-anak semacam itu juga mengalami kesulitan secara akademis. Ruang kelas, pasti, lebih merupakan situasi sosial dari pada situasi akademis, anak- anak yang canggung secara sosial akan cenderung salah baca dan salah tangkap terhadap gurunya seperti halnya terhadap anak lain titik rasa takut dan kecemasan mereka akan mengakibatkan terganggunya kemampuan untuk belajar dengan baik. Sesungguhnya, pengujian pengujian kepekaan nonverbal anak-anak telah membuktikan bahwa prestasi akademis anak-anak yang salah membaca isyarat-isyarat emosional cenderung lebih rendah dibandingkan dengan potensi akademis mereka menurut tes IQ.

Senin, 11 Januari 2021

DASAR DASAR KECERDASAN EMOSIONAL

 Mengorganisir kelompok, keterampilan esensial seorang pemimpin, ini menyangkut  memprakarsai dan mengoordinasi upaya menggerakkan orang. Keterampilan ini merupakan bakat yang terdapat pada sutradara atau produser sandiwara, perwira militer  dan ketua-ketua yang efektif dalam organisasi dan segala macam unit.  

Merundingkan pemecahan, bakat seerang mediator, yang mencegah konflik atau  menyelesaikan konflik-konflik yang menyeletup. Orang yang memiliki kemampuan ini  hebat dalam mencapai kesepakatan dalam mengatasi atau menengahi perbantahan;  mereka cakap dalam bidang diplomasi, arbitrase atau hukum, atau sebagai perantara  atau manager akuisisi. 

Hubungan Pribadi, bakat empati dan menjalin hubungan. Bakat ini memudahkan  orang masuk ke lingkup pergaulan atau untuk megnenali dan merespons dengan tepat  perasaan dan keprihatinan orang lain (seni menjalin hubungan). Orang semacam ini  merupakan “pemain tim” yang bagus, pasangan hidup yang dapat diandalkan, sahabat  atau rekan usaha yang setia; di dunia yang dapat diandalkan, sahabat atau rekan usaha  yang setia; di dunia bisnis mereka sukses sebagai tenaga penjual atau manager, atau  dapat menjadi guru yang hebat. 

Analisis Sosial, mampu mendeteksi yang mempunyai pemahaman tentang perasaan,  motif dan keprihatinan orang lain. Pemahaman akan bagaimana perasaan orang lain ini  dapat membawa ke suatu keintiman yang menyenangkan atau perasaan kebersamaan.  Dalam bentuk terbaik, kemampuan ini dapat membuat seseorang menjadi ahli terapi  atau konselor yang kompeten atau apabila digabungkan dengan bakat sastra, menjadi  dramawan atau penulis novel yang berbakat.  

    Ringkasnya, keterampilan-keterampilan ini merupakan unsur-unsur untuk menajamkan  kemampuan antarpribaddi, unsur-unsur pembentuk daya Tarik, keberhasilan sosial, bahkan  charisma. Orang-orang yang terampil dalam kecerdasan sosial dapat menjalin hubungan  dengan orang lain dengan cukup lancar, peka membaca reaksi dan perasaan mereka, mampu memimpin dan mengorganisir, dan pintar menangani perselisihan yang muncul dalam setiap kegiatan manusia. 

    Mereka adalah pemimpin- pemimpin alamiah, orang  yang mampu menyuarakan perasaan kolektif serta merumuskannya dengan jelas sebagai  panduan bagi kelompok untuk meraih sasaran. Mereka adalah jenis orang yang disukai oleh  orang sekitar mereka karena secara emosional mereka menyenangkan mereka membuat  orang lain merasa tenteram, dan menimbulkan komentar, "Menyenangkan sekali bergaul  dengannya.

KEPEMIMPINAN

 

Pengertian Kepemimpinan

    Leadership atau kepemimpinan adalah salah satu fungsi manajemen untuk mempengaruhi, mengarahkan memotivasi dan mengawasi orang lain untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi

Karakter Kepemimpinan

1. Karakter kepemimpinan yang baik harus jujur 

Karakter kepemimpinan yang baik harus jujur, Karakter kepemimpinan paling dasar yang harus dimiliki oleh atasan adalah selalu jujur. Jujur merupakan pondasi awal untuk membangun kepercayaan antara bawahan dan atasan. 

Jujur gak cuma soal hal-hal baik saja, hal-hal buruk juga diperlukan. Agar nantinya ketika kamu mengalami kesulitan, bawahanmu tak akan segan-segan membantunya. 

2. Bisa berkomunikasi dengan jelas 

Bisa berkomunikasi dengan jelas itu mesti dimiliki oleh atasan, 9Ilustrasi/Shutterstock).

Seorang pemimpin harus bisa mengkomunikasikan maksud dan tujuannya dengan sangat jelas ke bawahan. Kalau punya ide, jelaskan gagasanmu itu ke bawahan dengan detail dan penjelasan yang mudah dimengerti. 

Dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, bawahanmu bisa mengeksekusi setiap tugasnya sesuai dengan garis besar yang kamu inginkan. 

3. Menjadi pendengar yang baik 

Bisa menjadi pendengar yang baik. Gak cuma jago ngomong, tapi seorang atasan juga harus bisa menjadi pendengar yang baik. Sebuah perusahaan merupakan organisasi yang terdiri dari berbagai macam orang. 

Tugas dan kapasitas masing-masing anggotanya berbeda-beda. Jadi perlu rasanya untuk mendengarkan pemikiran-pemikiran mereka masing-masing kemubuat dian ditarik kesimpulan bersama.

Dengan karakter kepemimpinan ini, kamu berhasil mendobrak gap antara atasan dan bawahan. Seorang bawahan akan merasa sangat dihargai dan dihormati. Dan ini sangat baik untuk produktivitas kerja mereka. 

4. Humoris 

Kalau kamu seorang pemimpin harus memiliki jiwa humoris, 

Kerja gak melulu selalu serius, kadang perlu juga diselingi dengan candaan-candaan ringan agar tidak membosankan. Pemimpin yang memiliki selera humor akan lebih dicintai oleh karyawannya.

Contohnya ketika bawahannya tengah mengalami kesulitan dalam mengatasi tugas-tugas yang diberikan, pasti mereka akan merasa stres. Nah, kebanyakannya seorang atasan justru menekan mereka untuk menyelesaikan masalahnya dengan cepat. 

Padahal cara tersebut malah bikin mereka tambah stres dan produktivitasnya menurun. Pemimpin yang baik adalah mampu memecah kebuntuan itu dengan candaan, tapi kemudian membantu mereka menuju ke jalan keluar. 

5. Percaya diri

Percaya diri juga mesti dimiliki oleh seorang pemimpin lho, 

Karakter kepemimpinan yang harus dipunyai seorang atasan adalah memiliki rasa percaya diri yang kuat. Sesulit apapun tantangan dan tugas yang dihadapinya, ia tetap percaya diri bisa menyelesaikannya dengan baik. Sifat baik ini bisa menginspirasi atau menular ke bawahannya. 

Kalau pemimpinnya optimistis, pasti bawahannya juga. Sebaliknya, kalau atasannya pesimistis dan menyerah duluan, bawahannya bakal ogah-ogahan buat mengerjakan tugasnya. 

6. Komitmen yang kuat

Komitmen yang kuat harus dimiliki oleh pemimpin yang baik

Untuk membuat para bawahan bekerja keras adalah seorang pemimpin harus memiliki komitmen yang kuat. Pemimpin yang berkomitmen kuat pasti memiliki ketegasan dalam setiap tindakannya. 

Mereka gak mudah goyah meski tantangan datang bertubi-tubi. Ia bakal bekerja sekeras mungkin untuk menyelesaikan tugas atau misi yang diembannya. 

7. Kreatif 

Kalau kamu seorang pemimpin harus memiliki pemikiran yang kreatif,

Kesulitan pasti akan terus menerjang setiap tugas di dunia kerja. Sebagai atasan bakalan banyak mendengar pengaduan dari tim mu yang kesulitan menyelesaikan tugas yang kamu berikan. 

Nah, sebagai pemimpin, kamu harus memiliki kreativitas yang tinggi untuk mereka. Ajak tim mu berpikir nyeleneh kalau perlu, demi keluar dari kesulitan. 

8. Bisa menginspirasi 

Kamu seorang atasan sebisa mungkin menginspirasi oleh banyak orang, Gaya kepemimpinan yang harus dipunya seorang atasan yang berikutnya adalah kemampuan untuk selalu menginspirasi. Inspirasi yang diberikan bisa dari tingkah laku sehari-hari, caramu menyelesaikan masalah, atau kecerdasan berpikir dalam mengerjakan segala tugas-tugas.

Kelebihan yang harus dimiliki pemimpin

1. Manajemen

Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan manajemen yang baik. Dia harus dapat merencanakan segala sesuatu secara matang. Semua rencananya juga harus berjalan sesuai rencana dan tersusun secara sistematis. Dia juga selalu harus memiliki rencana cadangan, sehingga ketika rencana sebelumnya gagal, dia punya solusi untuk mengatasinya.

2. Persamaan

Seorang pemimpin memang memiliki posisi yang lebih tinggi daripada bawahannya. Namun tidak berarti dia memiliki hak untuk mendominasi. Seorang pemimpin harus bisa memperlakukan semua orang di sekitarnya dengan cara yang sama. Dengan demikian, semua orang akan menghormatinya dan berusaha menaati perintahnya.

3. Bekerja sama

Seorang pemimpin yang baik harus bisa menjaga hubungan baik antara dia dan bawahannya. Dia juga harus memastikan bahwa dirinya telah menjalin kerjasama yang baik antara dia dan bawahannya.

4. Motivasi dan tekad

Seorang pemimpin yang baik harus memiliki motivasi dan juga harus mampu memotivasi orang lain. Dia harus memiliki tekad dan keyakinan yang besar, sehingga bawahannya yakin padanya dan mau mengikuti perintahnya.

5. Keterampilan berkomunikasi

Seorang pemimpin yang baik harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan semua orang. Keterampilan berkomunikasi yang baik sangat diperlukan untuk menjalin hubungan yang baik antara pemimpin dan bawahannya.

6. Antusiasme

Seorang pemimpin yang baik harus memiliki antusiasme dan semangat yang besar. Dengan demikian, orang di sekitarnya bisa terinspirasi dan termotivasi oleh semangatnya.

Kamis, 22 Oktober 2020

Kecerdasan Emosional Pertemuan 1

 Nama   : Muhammad Faisal 

 NPM   : 10120483F

 Matkul  : Kecerdasan Emosional  

 Pertemuan 1
 
1. Ketika saya sedang tidak mood melakukan pekerjaan biasanya saya membuat mood itu Kembali , saya orangnya cukup rajin jadi Ketika mood itu tidak muncul untuk melakukan pekerjaan biasanya saya akan melawan supaya mood saya Kembali lagi untuk melakukan pekerjaan. Contohnya , seperti mengerjakan tugas prinsip saya tugas mau tidak mau harus cepat selesai supaya bisa lega, walaupun saya sedang tidak mood atau sedang malas saya akan tetap melawan agar mood saya Kembali 

2. Menurut saya , menilai kepribadian seseorang bisa dari cara dia berbicara dan berpakaian . Namun Ketika di social media saya menilai seseorang dari cara dia mengirimkan pesan . Menurut saya biasanya orang yang ramah akan memberikan salam terlebih dahulu , namun ada juga seseorang yang SKSD(sok kenal sok akrab) menurut say aitu juga termasuk orang yang ramah mungkin dia ingin lebih mengenal saya .  Contohnya , Jika bertemu langsung saya akan melihat cara berpenampilannya dan cara berbicaranya biasanya kurang dari 30 menit berbicara saya sudah bisa menyimpulkan keperibadian orang tersebut. Namun Ketika di sosmed(social media) saya menilai dari cara mereka mengirimkan pesan , seperti yang saya bilang tadi jika orang tersebut ramah maka akan mengawali dengan sapaan salam , mungkin kalo lewat pesan social media kita tidak bisa menebak langsung kepribadian orang tersebut  karena keterbatasan. 

3. Motivasi merupakan sebuah dorongan, hasrat atau pun minat yang begitu besar di dalam diri, untuk mencapai suatu keinginan, cita-cita dan tujuan tertentu. Menurut saya pembelajan selama masa pandemic ini agak kurang efektif dari segi penyampaian materi, karena keterbatasan berinteraksi materi menjadi agak kurang terpahami oleh siswa/mahasiswa . namun positifnya bagi siswa/mahasiswa yang sedikit awam terhadap terknologi maka mau tak mau siswa/mahasiswa harus mengeksplorasi teknologi.

 

#bandungbusinessschool 

#stiestembi 

#stembibandung 

#amikhass

 #steistembi 

#tugaskuliah 

#teknologikomunikasi

 #postingan

 #akuntansi

 #manajemen 

#ekonomisyariah

 #manajemeninformatika

PERILAKU KONSUMEN By Muhammad Faisal

  PERILAKU KONSUMEN Diajukan dalam rangka tugas Evaluasi Tengan Semester mata kuliah Perilaku Konsumen Dosen Pengampu : Pulze Pulung...