PENGERTIAN
Pengendalian atau Pengawasan dapat diartikan sebagai proses untuk mengamati secara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kerja yang sudah disusun serta mengadakan koreksi jika terjadi penyimpangan.
Hakekatnya dari fungsi pengendalian adalah memastikan pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan rencana.
Yang harus ada dalam proses pengendalian adalah:
· Adanya obyek pengendalian
· Adanya aturan sebagai landasan dilakukannya pengendalian
· Adanya pihak yang mengendalikan
· Adanya tindakan pengamatan
PENGERTIAN MENURUT AHLI
SONDANG P. SIAGIAN – adalah proses pengamatan dari pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi
untuk menjamin agar semua pekerjaan yang sedang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana
yang telah ditentukan sebelumnya
HASBULLAH – adalah fungsi yang harus dilakukan oleh manajer untuk memastikan bahwa
anggota melakukan aktivitas yang akan membawa organisasi ke arah tujuan yang ditetapkan
SOEGITO – adalah suatu kegiatan yang meliputi penentuan standar, supervisi dan megukur
pelaksanaan terhadap standar serta memberikan keyakinan bahwa tujuan organisasi tercapai
ROBERT J. MOCKER – adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan
dengan tujuan – tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan
kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan megukur
penyimpangan – penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi
GEORGE R. TERRY – adalah mendeterminasi apa yang telah dilaksanakan, maksudnya
mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu menerapkan tindakan – tindakan korektif sehingga
hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan
GLENN A. WELSCH, HILTON & GORDON – adalah suatu proses untuk menjamin terciptanya kinerja
yang efisien yang memungkinkan tercapainya tujuan organisasi
URSY & HAMMER – adalah usaha sistematik perusahaan untuk mencapai tujuan dengan cara
membandingkan prestasi kerja dengan rencana dan membuat tindakan yang tepat untuk
mengoreksi perbedaan yang penting
OBYEK PENGENDALIAN
Terdapat 5 jenis obyek yang perlu dijadikan sasaran
pengendalian:
· Obyek yang menyangkut kuantitas dan kualitas barang
atau jasa
· Keuangan
· Pelaksanaan program di lapangan
· Obyek yang bersifat strategis
· Pelaksanaan kerja sama dengan sektor lain yang terkait
JENIS PENGENDALIAN
1. PREVENTIF DAN REPRESIF – preventif dilakukan sebelum kegiatan
dilakukan, sifatnya adalah pencegahan dan represif dilakukan saat
segala sesuatu sudah terjadi
2. AKTIF DAN PASIF – aktif adalah pengendalian yang dilakukan secara
langsung (on the spot), pasif dilakukan secara tidak langsung di lokasi
3. INTERNAL DAN EKTERNAL – pengendalian internal dan ekternal
berkaitan dengan pihak yang melakukan pengendalian, orang yang
melakukan pengendalian bisa berasal dari internal ataupun ekternal
organisasi. Pengendalian internal dapat dilakukan secara langsung
maupun tidak langsung
MANFAAT PENGENDALIAN
Mengetahui ada tidaknya penyimpangan pada pemahaman
karyawan dalam melaksanakan tugas – tugasnya
Mengetahui sebab – sebab terjadinya penyimpangan
Mengetahui sejauh mana program kegiatan sudah dilaksanakan
oleh karyawan
Mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi
kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien
Mengetahui karyawan yang perlu diberikan penghargaan,
dipromosikan, atau diberikan pelatihan lanjutan
TAHAPAN PENGENDALIAN
Mengukur hasil atau prestasi yang
akan dicapai
Membandingkan hasil yang dicapai
dengan hasil yang diinginkan
Memperbaiki penyimpangan yang
terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar