Kamis, 21 Januari 2021

IDE POSTINGAN

 

TUGAS

1. Buatlah Ide Postingan sebanyak 3 (tiga)  postingan (Pilih 3 dari 17 Ide postingan yang telah dijelaskan)

2. Postinglah ide tersebut di akun fb dan twitter Anda

3. Screenshot postingan Anda dan kirimkan di penugasan Classroom

MEDSOS

1. Mencari tahu apa yang dilakukan teman

2. Mengisi waktu luang

3. Mencari kabar berita dan event terkini

4. Banyak teman yang lain juga aktif

5. Mencari konten lucu dan menghibur

6. Berbagi foto dan video kepada yang lainnya

7. Membangun jaringan dengan orang lain

8. Berbagi pendapat pribadi

9. Bertemu orang baru

10. Mencari dan menemukan produk untuk dibeli

Dengan berupa macam-macam ide posting

CURHAT

Apapun yang sedang anda rasakan atau pikirkan, langsung curhatkan dan ceritakan di status Facebook

KISAH INSPIRATIF

Jika anda pernah mengalami kisah nyata penuh hikmah, atau mendengar kisah inspiratif orang lain yang sarat akan pelajaran, bagikanlah kisah tersebut di Facebook

CERITA FIKTIF

Kalau anda sering berimajinasi dan mengarang cerita fiktif yang benar-benar dapat memberikan pelajaran berharga buat pembaca, maka ceritakanlah hal itu di status Facebook

ULASAN

Ulaslah sebuah karya yang pernah anda baca atau tonton,baik film, drama, buku, atau apapun itu. Bagikan di Facebook

PERUMPAMAAN

Buatlah perumpamaan, analogi, atau metafora untuk memudahkan pemahaman pembaca dan memperkuat isi pesan postingan Facebook Anda

QUOTE

Buatlah quote/kutipan yang inspiratif dan memotivasi teman-teman Facebook Anda

DOA + MENDOKAN

Doakanlah teman-teman Facebook  Anda dengan hal-hal baik. Doa yang baik insya Allah akan kembali pada yang mendoakan

NASIHAT

Setiap kali Anda mendapat nasihat berharga dari orang-orang yang  lebih senior atau guru-guru Anda, bagikan juga nasihat tersebut pada teman-teman Facebook Anda

TIPS + TRIK

Jika Anda memiliki tips dan trik khusus dalam menangani dan menyelesaikan sesuatu, tulislah dan bagikanlah tips &trik tersebut ketemn-temn Facebook Anda

PENGUMUMAN

Buatlah pengumuman khusus untuk menginfokan hal-hal yang  dirasa penting oleh Anda

PILIHAN GANDA

Buatlah pertanyaan yang menampilkan pilihan ganda. Biarkan teman-teman Facebook Anda memberikan pilihannya masing-masing.

SAPAAN

Sapalah teman-teman Facebook Anda walaupun sekadar memberikan salam atau menanyakan kabar mereka hari ini.

 





 

 

 

Kamis, 14 Januari 2021

PENERAPAN INTEGRAL DALAM EKONOMI DAN BISNIS

Integral dalam bidang ekonomi dan bisnis dalam bagian ini meliputi penerapan integral taktentu, yaitu untuk mencari persamaan fungsi total dari suatu variabel ekonomi apabila persamaan marginalnya diketahui. Sedangkan penerapan untuk integral tertentu yaitu mencari keuntungan lebih yang dinikmati konsumen maupun produsen, atau dalam ekonom. 

1. Carilah persamaan fungsi biaya total dan biaya rata" suatu perusahaan, jika biaya marginalnya adalah MC= 1,5Q^2 - 4 Q + 1, sedangkan biaya tetap totalnya sebesar 20 !

2. Carilah persamaan fungsi peneriamaan total dan fungsi peneriamaan dari sebiah perusahaan yang penerimaan marginalnya MR = 900 - 28Q

3. Fungsi permintaan akan barang ditunjukan oleh persamaan Qd= 40-2P. Hitung surplus konsumen jika tingkat harga pasar adalah 10.

4. Hitunglah surplus konsumen pada tingkat harga pasar setinggi 50. Jika fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Qd = 60 - 0,5P

JAWABAN 




 

 

SELF INTRODUCETION

Video tersebut membicarakan mengenai saya  seperti Nama, tempat tinggal, tanggal lahir, dan hobi saya


 

LAPORAN JURNAL UMUM DAN PERUSAHAAN JASA

 

Pengertian jurnal umum secara singkat adalah sebuah jurnal yang dipakai untuk mencatat semua transaksi keuangan yang terjadi dalam periode tertentu untuk kemudahan pengelolaan keuangan baik bagi pihak internal maupun eksternal organisasi.

Cara Membuat Jurnal Akuntansi

1. Pahami Persamaan Akuntansi

Sebelum membuatnya pastikan untuk paham persamaan akuntansi. Pemahaman ini penting agar tahu bagaimana cara mencatat transaksi dalam jurnal, akun mana yang harus digunakan hingga posisi debit-kredit yang benar. Dengan pemahaman ini maka nantinya bisa menjurnal dengan lebih cepat dan tepat.

2. Kumpulkan dan Identifikasi Bukti Transaksi

Tahap selanjutnya adalah mengumpulkan bukti transaksi seperti invoice, nota, faktur atau bahkan kuitansi. Kemudian, lanjutkan dengan identifikasi transaksi. Ingat, hanya transaksi yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan saja yang boleh dicatat dalam jurnal. Dalam satu transaksi, minimal ada dua akun yang pasti terpengaruh.

3. Pencatatan Jurnal Umum

Selanjutnya, bisa melakukan pencatatan transaksi yang sudah diidentifikasi ke dalam jurnal. Sistem pencatatan ini akan menggunakan double-entry system yaitu setiap transaksi yang dicatat akan memiliki dampak pada dua posisi keuangan (debit dan kredit) dalam jumlah yang sama.

 



 

PERUSAHAAN DAGANG

 Perusahaan dagang merupakan perusahaan yang aktivitas utamanya membeli, menyimpan dan menjual kembali barang dagang tanpa memberikan nilai tambah terhadapnya.


Ciri-Ciri Perusahaan Dagang

a. Pendapatan utamanya berasal dari penjualan barang dagangan.
b. Biaya utamanya berasal dari harga pokok barang yang terjual dan biaya usaha lainnya.
c. Dalam akuntansinya terdapat akun persediaan barang dagangan.
d. Sebagai perantara antara produsen dan konsumen.
e. Antara barang yang dibeli dan barang yang dijual sama atau tidak ada perubahan.
f.  Tujuan utamanya mencari laba dengan cara menjual dagang dengan harga lebih tinggi dibandingkan dengan harga belinya.

 

KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAGANG

    SIKLUS OPERASI(Operating Cycle) adalah proses dimana suatu perusahaan mengeluarkan kas, menghasilkan pendapatan, dan menerima kas pada saat pendapatan diperoleh ataupun diperoleh nanti sebagai piutang usaha.

TRANSAKSI PEMBELIAN

 A) SISTEM PERSEDIAAN PERPETUAL (PERPETUAL INVENTORY SYSTEM)

1. Setiap pembelian dan penjualan barang dicatat dalam akun persediaan dan buku besar yang berkaitan.

2. Jumlah barang tersedia untuk dijual dan jumlah barang terjual dilaporkan dalam catatan persediaan secara terus menerus (perpetual).

 B) SISTEM PERSEDIAAN PERIODIK (periodic inventory system)

1. Catatan persediaan tidak menunjukkan jumlah yang tersedia untuk dijual atau jumlah terjual selama periode tertentu.

2. Sebagai gantinya, daftar persediaan yang tersedia disebut persediaan fisik (physical inventory) disiapkan pada akhir periode akuntansi.

3. Persediaan fisik digunakan untuk menentukan nilai persediaan yang tersedia dan nilai persediaan yang terjual

Ongkos Kirim

1. Free On Board (FOB) Shipping Point. Kepemilikan barang dapat beralih kepada pembeli saat penjual mengirim barang ke perusahaan pengangkutan/ekspedisi. Syarat ini berarti bahwa pembeli menanggung ongkos kirim dari titik pengiriman ke tujuan akhir.

2. Free On Board (FOB) Destination. Kepemilikan barang dapat beralih kepada pembeli ketika pembeli menerima barang. Syarat ini berarti bahwa penjual menanggung ongkos kirim sampai tujuan akhir.

PESONA BUYER

 

Contoh Pesona buyer :

Nama : Ai Anisa Risdayani

Usia :18

Kelamin : Perempuan

Pekerjaan : Penjual online shop

Jabatan : -

Pendapatan : 200K/bulan

Pendidikan : SMA

Status : Mahasiswa

Motto : Tetap berusaha

Goal

Ingin Menjadi Pembisnis.

Nilai - Nilai

Ingin Membuka Peluang Usaha

Tantangan

• Banyak Pesain di produk yang sama
• Kurang puasnya konsumen
• Modal Awal
• Akses bisnis yang kurang memadai

Kecemasan

Kurang laku
Peminat yang kurang
Adanya komplen
Mendapat kerugian

Sumber Informasi

Blog/Web : Situs Online Shop

Keraguan

Takut tidak balik modal

Pengambilan Keputusan

Dipastikan seseuai dengan rencana

Kesan Pesan Kuliah Di Era Pandemi Covid 19

 Di vidio ini saya memberikan informasi tentang pengalaman saya sebagai mahasiswa yang kuliah di era pandemi covid 19.



PROFIL MAHASISWA

Di dalam vidio ini merupakan profil mahasiswa STIE STEMBI BANDUNG . Di vidio ini memberikan informasi mengenai saya sebagai mahasiswa.



CONTOH REFERENSI

 

Referensi

  1. Pertumbuhan ekonomis sebagai sebuah proses peningkatan output dari waktu ke 

    waktu menjadi indicator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan 

    suatunegara (Atkinson, AnthonyB, & JosephE, 1980, p. 45)

  2. Secara umum teori pertumbuhan ekono‐mi dapat dikelompokkan menjadi dua,

    yaitu teori pertumbuhan ekonomi klasik dan teori pertumbuhan ekonomi modern.

     (Kuncoro & Mudrajad, 2003, p. 46)

  3. Penelitian ini ditujukan untuk mengana‐lisis pengaruh pengeluaran pemerintah 

    dan variabellainnya  ( defisitanggaran ,openness, inflasi,dan populasi ) terhadap

     pertumbuhan ekonomi. (Mankiw & N.Gregory, 2005, p. 45)

  4. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indicator keberhasilan pembangunan

     disuatu perekonomian. (Mangkoesoebroto & Guritno, 2001, p. 46)

  5. Variabel inflasi berpengaruh negative terhadap pertumbuhan PDRBP meskipun

     tidak signifikan. (Parkin & Michael, 1993, p. 53)

  6. Analisis regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data panel.

     (Todaro, Michael P, Smith, & Stephen C, 2003, p. 49)

  7. Kebijakan desentralisasi telah memberikan peluang dan kesempatan kepada 

    masing masing provinsi untuk menciptakan kebijakan yang dapat meningkatkan

    kesejah‐teraan masyarakat. (Seda & Frans, 2004, p. 53)

  8. Pembangunan ekonomi yang tidak merata pada masa Orde Baru telah menciptakan

     kesenjangan infrastruktur dan fasilitas ekonomi diantara kedua wilayah tersebut.

     (Suparmoko, M, 2002, p. 53)

  9. Harrod Domar merupakan perkembangan langsung dari teori makro Keynes jangka

     pendek menjadi teori makro jangka Panjang. (Dwi & Bernadetta, 2003, p. 46)

  10. Pada model estimasi dilakukan dengan menyertakan seluruh variable fiskal,

    variable control dan variable makro penting lainnya dalam model. (Boediono, 1982, p. 52)

DAFTAR PUSTAKA


Atkinson, AnthonyB, & JosephE. (1980). LecturesonPublicEconomics. New York: McGraw‐Hill.

Boediono. (1982). Ekonomi Makro Edisi 4. Yogyakarta: BPFE.

D. S., & Bernadetta. (2003). Makro Ekonomi Indonesia : Prospek Ekonomi 2008 Perkembangan 

Terkini 2007. Jakarta: Lembaga Penelitian Ekonomi IBII.

Kuncoro, & Mudrajad. (2003). EkonomiPemba‐ngunan:Teori,MasalahdanKebijakan. Yogyakarta:

 UPP AMP YKPN.

Mangkoesoebroto, & Guritno. (2001). Ekonomi Publik,Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE.

Mankiw, & N.Gregory. (2005). Macroeconomics,6th Edition. New York: WorthPublishers.

Parkin, & Michael. (1993). Macroeconomics,2nd Edition. United States of America: Addison 

Wesley Publishing.

Seda, & Frans. (2004). Kebijakan Anggaran Penerimaan & Belanja Negara (APBN) Berimbang 

dan Dinamis. Dalam Kebijakan Fiskal : Pemikiran,Konsep & Implementasi. Jakarta: Kompas.

Suparmoko, M. (2002). Ekonomi Publik untuk Keuangan & Pembangunan Daerah. Yogyakarta:

 Andi.

Todaro, Michael P, Smith, & Stephen C. (2003). EconomicDevelopment. UK: Pearson Education 

Limited.





Sumber Jurnal : https://media.neliti.com/media/publications/30660-ID-pertumbuhan-

ekonomi-indonesia-determinan-dan-prospeknya.pdf

REFERENSI KARYA TULIS

 Referensi merupakan kombinasi sitasi pada teks dan entri bibliografisnya pada daftar pustaka.

APA SAJA YANG MEMERLUKAN REFERENSI? 

1. Kata-kata atau gagasan seseorang yang bersumber dari majalah, buku, surat kabar, lagu, 

2. program TV, film, halaman web, program komputer, surat, iklan, atau media lainnya 

3. Informasi yang diperoleh dengan mewawancarai orang lain 

4. Kata-kata eksak atau frasa unik dari suatu sumber Diagram, ilustrasi, bagan, dan gambar 

5. Gagasan yang diberikan seseorang kepada anda dalam suatu percakapan atau melalui e-mail

 TUJUAN PENCANTUMAN REFERENSI 

1.Menjunjung tinggi kejujuran intelektual atau menghindarkan plagiarisme 

2.Menandai karya dan gagasan sebelumnya terhadap sumber yang tepat 

3.Memungkinkan pembaca menentukan secara independen apakah bahan rujukan mendukung argumen penulis 

4.Membantu pembaca mengukur kekuatan dan validitas bahan yang digunakan penulis

KALIMAT EFEKTIF

Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku, seperti unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat); memperhatikan ejaan yang disempurnakan;serta cara memilih kata (diksi) yang tepat dalam kalimat. kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tersebut jelas akan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar.


 

PENGENDALIAN

 

PENGERTIAN

Pengendalian atau Pengawasan dapat diartikan sebagai proses untuk mengamati secara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kerja yang sudah disusun serta mengadakan koreksi jika terjadi penyimpangan.

Hakekatnya dari fungsi pengendalian adalah memastikan pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan rencana.

Yang harus ada dalam proses pengendalian adalah:

 

·         Adanya obyek pengendalian

 

·         Adanya aturan sebagai landasan dilakukannya pengendalian

 

·         Adanya pihak yang mengendalikan

 

·         Adanya tindakan pengamatan

 

PENGERTIAN MENURUT AHLI

 

SONDANG P. SIAGIAN – adalah proses pengamatan dari pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi

untuk menjamin agar semua pekerjaan yang sedang dilakukan berjalan sesuai dengan rencana

yang telah ditentukan sebelumnya

 

HASBULLAH – adalah fungsi yang harus dilakukan oleh manajer untuk memastikan bahwa

anggota melakukan aktivitas yang akan membawa organisasi ke arah tujuan yang ditetapkan

 

SOEGITO – adalah suatu kegiatan yang meliputi penentuan standar, supervisi dan megukur

pelaksanaan terhadap standar serta memberikan keyakinan bahwa tujuan organisasi tercapai

 

ROBERT J. MOCKER – adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan

dengan tujuan – tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan

kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan megukur

penyimpangan – penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi

 

GEORGE R. TERRY – adalah mendeterminasi apa yang telah dilaksanakan, maksudnya

mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu menerapkan tindakan – tindakan korektif sehingga

hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan

 

GLENN A. WELSCH, HILTON & GORDON – adalah suatu proses untuk menjamin terciptanya kinerja

yang efisien yang memungkinkan tercapainya tujuan organisasi

 

URSY & HAMMER – adalah usaha sistematik perusahaan untuk mencapai tujuan dengan cara

membandingkan prestasi kerja dengan rencana dan membuat tindakan yang tepat untuk

mengoreksi perbedaan yang penting

 

OBYEK PENGENDALIAN

 

Terdapat 5 jenis obyek yang perlu dijadikan sasaran

pengendalian:

 

·         Obyek yang menyangkut kuantitas dan kualitas barang

atau jasa

 

·         Keuangan

 

·         Pelaksanaan program di lapangan

 

·         Obyek yang bersifat strategis

 

·         Pelaksanaan kerja sama dengan sektor lain yang terkait

 

JENIS PENGENDALIAN

 

1. PREVENTIF DAN REPRESIF – preventif dilakukan sebelum kegiatan

dilakukan, sifatnya adalah pencegahan dan represif dilakukan saat

segala sesuatu sudah terjadi

 

2. AKTIF DAN PASIF – aktif adalah pengendalian yang dilakukan secara

langsung (on the spot), pasif dilakukan secara tidak langsung di lokasi

 

3. INTERNAL DAN EKTERNAL – pengendalian internal dan ekternal

berkaitan dengan pihak yang melakukan pengendalian, orang yang

melakukan pengendalian bisa berasal dari internal ataupun ekternal

organisasi. Pengendalian internal dapat dilakukan secara langsung

maupun tidak langsung

 

MANFAAT PENGENDALIAN

 

Mengetahui ada tidaknya penyimpangan pada pemahaman

karyawan dalam melaksanakan tugas – tugasnya

 

Mengetahui sebab – sebab terjadinya penyimpangan

 

Mengetahui sejauh mana program kegiatan sudah dilaksanakan

oleh karyawan

 

Mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi

kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien

 

Mengetahui karyawan yang perlu diberikan penghargaan,

dipromosikan, atau diberikan pelatihan lanjutan

 

TAHAPAN PENGENDALIAN

 

Mengukur hasil atau prestasi yang

akan dicapai

 

Membandingkan hasil yang dicapai

dengan hasil yang diinginkan

 

Memperbaiki penyimpangan yang

terjadi

PERILAKU KONSUMEN By Muhammad Faisal

  PERILAKU KONSUMEN Diajukan dalam rangka tugas Evaluasi Tengan Semester mata kuliah Perilaku Konsumen Dosen Pengampu : Pulze Pulung...